Ada seseorang dari sebuah Negara yang berpenduduk Muslim minoritas (penduduk mayoritas disana adalah penyembah berhala), yang malahan ingin lebih Memuslimkan lagi, Negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.
Jikalau sungguh-sungguh memiliki niat untuk Memuslimkan orang lain, maka janganlah melihat ke tempat yang terlampau jauh. Tetapi lihatlah sekitar dan Muslimkanlah mereka, agar tidak menyembah berhala.
Janggal, datang ke sebuah Negara yang memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia dan hidupnya sudah damai, dengan alasan untuk memperbaiki akidah. Bukankah akidah penyembah berhala itu sesat dan harus dirubah?!
Seorang umat diwajibkan untuk menyampaikan suatu Kebenaran dan Berita Gembira kepada keluarganya sendiri, kaumnya sendiri, bangsanya sendiri terlebih dahulu. Bukannya kepada keluarga, kaum dan bangsa lain.
Setiap Nabi diutus untuk kaumnya sendiri, bukannya kaum lain. Apabila kepada kaumnya sendiri tidak mampu, apalagi kepada kaum lain. Lebih lagi jikalau kaum lain telah Muslim, sedangkan kaumnya sendiri tidak.
Aneh namun nyata, seperti orang yang cuma ingin "Menggarami Air di Laut" saja. Mestinya belajar dari Negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia yang hidupnya selalu guyub lagi rukun ini, bukannya sebaliknya.
Charles E. Tumbel.
--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru/digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---