Sabtu, 18 April 2026

"Perang Kepentingan".

Di tengah "Perang Kepentingan" ekonomi dari Negara-negara Besar, terutama antara pihak Barat dan "Musuh" baru yang biasa disebut dengan BRIC (Brasil, Rusia, India serta China), membuat kita harus lebih waspada plus bersatu-padu lagi.

Negara kita yang subur dan memiliki kekayaan alam yang berlimpah-ruah ini bakalan menjadi sasaran utama serta "Lahan Perebutan" dari beberapa pihak, terutama seperti yang sudah disebutkan di atas.

Kita wajib memperkuat tali persaudaraan dan rasa cinta kepada Tanah Air, supaya dampak dari pertarungan kepentingan pihak-pihak Asing terhadap Bangsa kita tersebut, tidak sampai memporak-porandakan kehidupan Berbangsa apalagi Bernegara, malahan jikalau mampu kita membaliknya dengan melawan bersama-sama.

Janganlah sampai kita lengah, lebih lagi terpancing dengan provokasi dan adu domba oleh "Pihak Tertentu" (para antek serta kaki tangan Asing). Yang jelas akan merugikan kita, namun menguntungkan mereka. Kejadian seperti yang terjadi di Mesir sekarang, bahkan kejadian seperti pada tahun 1965 dulu, mungkin sekali terjadi.

Marilah mempererat terus tali persaudaraan dan semakin mencintai Tanah Air kita yang tercinta, bersatu-padu untuk kejayaan, mengedepankan keutuhan Bangsa di atas kepentingan apapun serta menjauhi pihak-pihak yang secara sengaja memprovokasi sekaligus mengadu-domba.

Salam cinta Tanah Air dan saudara Sebangsa!
Hidup Pancasila!

Surabaya, 26 Agustus 2013.
Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru/digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---

Jumat, 13 Maret 2026

Kontroversial.

Janganlah pernah menyamakan acara di televisi saat ini, dengan acara di televisi pada jaman dulu kala yang kanalnya hanya ada satu belaka dan diawasi secara ketat oleh pemerintah.

Serta dengan banyaknya kanal, menjadikan persaingan antar stasiun televisi menjadi sangat berat. Apalagi sekarang ada media sosial yang bisa langsung dikendalikan oleh perorangan, tanpa membutuhkan ijin maupun badan usaha.

Makanya setiap stasiun televisi berlomba membuat acara yang menarik untuk mencuri perhatian masyarakat, supaya perusahaannya tidak bangkrut di jaman teknologi canggih ini.

Dan khusus di Negara yang banyak terdapat "Kaum 78" yang suka "Gumunan", acara-acara televisi yang memancing perdebatan dengan menampilkan hal-hal yang kontroversial merupakan acara yang paling berhasil serta digemari.

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---

Senin, 02 Maret 2026

Boleh Dibunuh.

Iran dibombardir oleh AS dan Israel sampai para Pemimpinnya tewas. Namun yang dibalas malahan Bahrain, Irak, Kuwait, Qatar, Suriah, UEA hingga Arab Saudi yang jauh sekali dari Israel, apalagi AS.

Di samping Negara-negara tersebut pastilah bakalan membalas, sehingga bukannya lagi duet antara AS dan Israel. Tetapi bersama dengan 7 negara tetangganya sendiri itu tadi, sekaligus perangnya akan melebar kemana-mana.

Masalahnya bukanlah cuma perang yang akibatnya memperburuk ekonomi dunia belaka. Khususnya mahalnya harga BBM, yang tentunya akan menguntungkan AS dkk yang bakalan berperang tersebut. 

Namun apabila Pemimpin dari Negara lain boleh dibunuh oleh Pemimpin dari Negara lainnya lantaran ketidak-sukaan, maka percuma ada Pemilihan Umum lebih lagi Kedaulatan, apalagi Demokrasi!

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---