Lantaran segalanya yang hidup pastilah mati, makanya kita haruslah memiliki keyakinan (yang positif).
Keyakinan (yang positif) untuk membangun harapan yang indah, dengan cara mengimani (sungguh-sungguh yakin) dan mengamalkan kebajikan (yang baik-baik plus bijaksana).
Sehingga tatkala bugar mendapatkan keselamatan dan ketika sekarat bukannya mengalami ketakutan, melainkan kepasrahan.
Charles E. Tumbel.
--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---