Senin, 21 Juli 2025

Selebihnya adalah Takdir.

Kita mengadakan sebuah Kegiatan yang di dalam penyelenggaraannya membentuk suatu Kepanitiaan dan lantarannya mendapatkan ijin-ijin resmi dari pihak-pihak yang berwenang, serta pada pelaksanaannya terjadilah peristiwa yang merenggut korban jiwa. Siapakah yang bersalah?

Kita yang mengadakan?
Panitia yang menyelenggarakan?
Pihak-pihak yang berwenang memberikan ijin-ijin?
Panitia yang menyelenggarakan dan pihak-pihak yang berwenang memberikan ijin-ijin?
Ataukah tidak ada satupun yang bersalah, karena kesemuanya merupakan takdir?

Siapapun pastilah pernah mengadakan sebuah Kegiatan apapun dan tentunya di dalam penyelenggaraannya bakalan membentuk suatu Kepanitiaan (kecil maupun besar), serta kegiatan tersebut bisa dilaksanakan berkat adanya ijin-ijin resmi dari pihak-pihak yang berwenang.

Yang jelasnya apabila terjadi sesuatu yang buruk, niscaya seharusnya sudah diperhitungkan oleh Panitia yang menyelenggarakan dan pihak-pihak yang berwenang memberikan ijin-ijin. Sebab memang disitulah letak peran dan tugas (fungsi) dari keberadaan mereka serta pertanggung-jawabannya, plus selebihnya adalah takdir.

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---