Acara-acara di Televisi itu untuk "Showbiz", bukannya sungguhan. Artinya, acara-acara tersebut direkayasa dan diarahkan untuk menarik perhatian, ketertarikan serta rasa-rasa tertentu bagi penonton, sehingga mendapatkan jumlah pemirsa (rating) yang banyak. Pemerannya maupun seluruh orang-orang yang terlibat di dalamnya merupakan bayaran, a.k.a bukanlah sukarela. Tentunya kesemuanya itu dilakukan demi mendapatkan sponsor alias pendanaan, baik berupa pemasangan iklan ataupun sumbangan dari pihak-pihak yang berkepentingan. Tanpa adanya sponsor / pendanaan, pastilah perusahaan Televisi tersebut bangkrut. Makanya janganlah terlalu serius, apalagi percaya, lantaran segalanya di pertelevisian adalah bisnis.
Charles E. Tumbel.
--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---