Kamis, 02 November 2017

Adalah Cara yang Paling Bijaksana.

Segala sesuatu yang ada di dalam kehidupan dunia yang fana ini, pastilah tidak sempurna.
Masalah demi masalah, pastinya bakalan senantiasa ada.

Niat yang tulus dan ikhlas untuk menyelesaikan masalah, fokus pada sumber masalah, tidak menambah masalah dengan masalah yang baru, mencari jalan keluar yang terbaik, membuat penyelesaian masalah yang dapat membawa kebaikan bersama, tidak membuat pernyataan yang terlalu banyak apalagi menyerang salah satu pihak serta mampu menciptakan suasana yang bisa menenteramkan hati seluruh pihak adalah cara yang paling bijaksana.

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---

Selasa, 31 Oktober 2017

Kemarin, Sekarang dan Esok.

Mengingat masa lalu itu bukannya berarti mengenangnya, tetapi mempelajarinya.
Memikirkan saat ini itu bukannya berarti melamunkannya, tetapi memperbaikinya.
Melihat masa depan itu bukannya berarti menghayalkannya, tetapi menghadapinya.

Kemarin, sekarang dan esok adalah Waktu.
Waktu tidak bisa dirubah, namun diri kita bisa berubah.

Adanya esok karena adanya sekarang dan adanya sekarang oleh sebab adanya kemarin, kesemuanya selalu saling berkaitan.

Tidak ada barang sesuatu apapun yang tiba-tiba dan tidak berkaitan. Karena di dalam kehidupan dunia yang fana ini, segalanya sudah ditentukan dan satu rangkaian.

Semoga seluruh kesalahan di masa lalu, terutama yang saat ini telah kita perbaiki, bisa menjadi kebaikan bagi masa depan, Aamiin.

Terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu, Istri, Anak-anak dan seluruh keluarga besar serta segenap saudara tercinta atas ucapan sekaligus doanya.

Charles E. Tumbel, 31 - 10 - 2014.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---

36 Perbedaan yang Paling Mencolok antara Pemenang dan Pecundang (Pejuang dan Pengkhianat).

Pemenang (Pejuang) :

1.   Jujur.
2.   Lurus.
3.   Tulus dan Ikhlas.
4.   Setia.
5.   Kesatria.
6.   Pengasih.
7.   Pemaaf.
8.   Berjiwa Besar. 
9.   Teguh Pendiriannya.
10. Terus Terang.
11. Apa Adanya.
12. Penyampai Kebenaran.
13. Rendah Hati.
14. Membangun.
15. Mendinginkan, Menentramkan, Menenangkan, Mengayomi dan Mempersatukan.
16. Pembawa Kebaikan dan Kedamaian.
17. Hati, Pikiran dan Perbuatannya Sama.
18. Mengakui Kesalahan dan Kekalahan.
19. Menghadapi dan Menuntaskan Tanggungjawab.
20. Menyerang dari Depan.
21. Berani Sendirian dan Tidak Suka Keroyokan.
22. Menghargai dan Menghormati Orang Lain.
23. Memuji Orang Lain.
24. Tutur Katanya Menyembuhkan.
25. Menyelesaikan Masalah.
26. Idealis.
27. Berpikiran Positif.
28. Mencari Kekurangan Dirinya Sendiri.
29. Berjuang demi Kebenaran.
30. Beradab.
31. Membangkitkan Persaudaraan.
32. Menyebarkan Kebajikan.
33. Membela Bangsa, Ideologi dan Negara Sendiri.
34. Bangga menjadi Bangsa Sendiri.
35. Melestarikan Warisan Pahlawan.
36. Memiliki Harga Diri dan Jati Diri sebagai Anak Bangsa.

Pecundang (Pengkhianat) :

1.   Pembohong.
2.   Penelikung.
3.   Pamrih dan Imbalan.
4.   Pengkhianat.
5.   Pengecut.
6.   Pembenci.
7.   Pendendam.
8.   Berjiwa Kerdil.
9.   Berubah-ubah Pendiriannya.
10. Tipu Muslihat.
11. Bermuka Dua atau Pura-pura.
12. Penyampai Fitnahan.
13. Tinggi Hati.
14. Merusak.
15. Memanasi, Menghasut, Mengadu-domba, Membenturkan dan Mencerai-beraikan.
16. Pembawa Keburukan dan Kerusuhan.
17. Hati, Pikiran dan Perbuatannya Berbeda.
18. Mencari Alasan dan Kambing Hitam.
19. Melarikan Diri dan Melepaskan Tanggungjawab.
20. Menyerang dari Belakang.
21. Tidak Berani Sendirian dan Suka Keroyokan.
22. Menghargai dan Menghormati Dirinya Sendiri.
23. Memuji Diri Sendiri.
24. Tutur Katanya Menyakitkan.
25. Menciptakan Masalah.
26. Oportunis.
27. Berpikiran Negatif.
28. Mencari Kekurangan Orang Lain.
29. Berjuang demi Kekayaan.
30. Biadab.
31. Membangkitkan Permusuhan.
32. Menyebarkan Kebencian.
33. Membela Bangsa, Ideologi dan Negara Lain.
34. Bangga menjadi Bangsa Asing.
35. Menghancurkan Warisan Pahlawan.
36. Tidak Memiliki Harga Diri dan Jati Diri sebagai Anak Bangsa.

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---