Ada salah satu teman SMP yang tiba-tiba curcol di WA, katanya :
Teman SMP : "Les, aku mau curhat boleh ngga?".
Saya : "Boleh!".
Teman SMP : "Iniloh Les, kamu 'kan cowok, mungkin lebih paham dari aku".
Saya : "Ok, lanjut Sist!".
Teman SMP : "Dulu suamiku mesra banget sama aku, kemanapun pergi pasti digandeng. Sekarang kok ngga ya?".
Saya : "Waduh!".
Teman SMP : "Juga biasanya di malam hari sebelum bobo, kita suka mengobrol dan dia-pun selalu mendengarkan aku. Namun kini langsung dipantatin! Apakah dia sudah bosan ataukah kecantol wanita lain ya Les?".
Saya : "Wuah, ini masalah pelik! Kamu cuma mau tahu doang atau tahu banget?".
Teman SMP : "Ya tahu banget 'lah Les!".
Saya : "Siap! Tetapi dilarang marah, apalagi ngambek ya? Janji?".
Teman SMP : "Iyalah, janji dong! Dan kamu mesti memberitahu aku, apa adanya ya!!".
Saya : "Baiklah!
1. Dahulu busanamu senantiasa keren, up to date, layaknya seorang peragawati. Saat ini bak "Toko Kain Berjalan", segalanya ditempelin! Rasanya, budaya luhur yang menjadi jatidirimu menghilang!!
2. Pembicaraanmu melulu tentang Surga dan Neraka, kesannya hidup di dunia sia-sia! Padahal seharusnya semakin tua, kamu kian bersemangat! Dan lebih bersyukur dengan menikmati kehidupan kalian berdua, demi memperoleh kebahagiaan yang sejati, sampai akhir hayat! Wanita bukan hanya pendamping belaka, melainkan kekuatan, baik bagi suami maupun keluarga!".
Teman SMP : "Centang Satu" dan foto profilnya menghilang (diblocked deh!).
Saya : "Wis ta' songko!".
Charles E. Tumbel.