Usia semakin bertambah, maka perasaan takut menghadapi masa tua dan kematian-pun kian tinggi. Demi untuk menghibur dan memperkuat diri, akhirnya mempercayai dongengan dari para penjual surgawi tetapi penikmat duniawi. Lebih besar perasaan takutnya terhadap masa tua dan kematian, lantas menjadi tenggelam nian serta mempercayai mimpi-mimpi. Sampai-sampai nalar dan logika dibuat mati, padahal tubuh masih segar-bugar untuk berlari.
Charles E. Tumbel.
--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---