Selasa, 14 November 2017

Karena Sesungguhnya.

Kita seharusnya segera kembali kepada Al Quran Nur Karim. Karena jikalau tidak, pastinya bakalan terus-menerus terjadi perdebatan tentang dalil dari setiap Aliran yang berbeda-beda.

Padahal sumbernya cuma ada 1 saja, yaitu Kitabullah Al Quran Nur Karim. Pembawanya juga cuma ada 1 saja, yaitu Rasulullah Muhammad SAW. Dan PemberiNya juga cuma ada 1 saja pula, yaitu Allah SWT.

Cinta dan sembahlah hanya kepada Allah SWT semata, sebagaimana yang telah diperintahkan serta dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW juga para Nabi sebelumnya pula. Dengan cara, seperti yang sudah diwahyukan dan dituliskan di dalam Kitab-kitab SuciNya.

Jadi bukannya menyembah kepada Nabi (orang), Kitab (benda) dan Ajaran (jalan / cara).

Tetapi cuma cinta dan menyembah kepada Allah SWT semata, yaitu Zat Yang Maha Hidup, Maha Mulia, Maha Suci, Maha Kekal, Maha Kuasa, Maha Pencipta serta Maha Dari Segala-galanya.

Dengan senantiasa mengamalkan seluruh Perintah yang ada di Ajaran-ajaran yang telah diturunkan oleh DiriNya melalui Wahyu-wahyuNya kepada setiap Rasul-rasulNya di dalam kehidupan sehari-hari.

Janganlah sampai kita malahan menjadi bagian atau bahkan pemicu dari permusuhan, apalagi perpecahan.

Sebab sesungguhnya, "Orang Yang Telah Beragama Itu Adalah Orang Yang Selalu Menjaga Tali Silaturahmi, Berbuat Kebajikan, Menyebarkan Kebenaran, Berlaku Adil Dan Menjalin Persaudaraan Demi Kebaikan Sesama CiptaanNya".

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---

Ekstrem.

Tidak ada satupun ajaran dari suatu Agama yang bakalan membuat diri kita menjadi Ekstrem. Sebab memang tidak ada ajaran dari suatu Agama apapun yang mengajarkan pengikutnya untuk menjadi Ekstrem. Dan Ekstrem bukanlah sebuah perwakilan dari suatu Agama manapun.

Ekstrem terjadi lantaran ketidak-tahuan individu tentang ajaran dari suatu Agama secara menyeluruh. Atau karena ketidak-mampuan individu di dalam menyerap dan mengamalkan ajaran dari suatu Agama yang disebabkan oleh sifat serta karakter yang buruk dari individu itu sendiri.

Sehingga Ekstrem adalah sebuah perwakilan atas ketidak-tahuan dan ketidak-mampuan sekaligus merupakan sifat serta karakter yang buruk dari sesosok individu, bukannya dari suatu Agama.

Charles E. Tumbel.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---

Senin, 06 November 2017

Belajar.

Kebaikan dan Keburukan...
Kebenaran dan Kesalahan...
Kemudahan dan Kesulitan...
Kekhilafan dan Keinsyafan...
Kelebihan dan Kekurangan...
Kesenangan dan Kesedihan...
Kepandaian dan Kebodohan...
Keberhasilan dan Kegagalan...
Selalu silih berganti mewarnai...

Di dalam keterbatasan diri...
Ku belajar 'tuk memahami...

Seiring dengan berlarinya Sang Waktu dan teriknya Si Matahari...
Ku belajar 'tuk memaknai...

Bagaikan Sang Waktu yang tak pernah bisa terkejar...
Bagaikan Si Matahari yang tak pernah letih bersinar...
Ku 'kan senantiasa belajar...

Charles E. Tumbel, 01 - 11 - 2013.

--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---