Lama-lama penduduk aslinya Prancis, Inggris, Jerman dan negara-negara Eropa yang maju lainnya yang tidak suka memiliki banyak istri serta anak menjadi minoritas di dalam negaranya sendiri, bahkan tergantikan oleh para Pengungsi yang suka memiliki banyak istri plus anak.
Lalu para Pengungsi yang telah menjadi mayoritas itu nantinya, malahan mengaku sebagai "Penduduk Terasli" dan berlagak korban dengan mengajak seluruh dunia untuk memusuhi penduduk asli yang sesungguhnya tersebut, sambil menuduh dijajah, ditindas serta hal-hal lain.
Charles E. Tumbel.
--- Ide dan kreatifitas seseorang adalah hak milik yang tidak boleh ditiru / digandakan. Dilarang mengcopy artikel ini. Terima kasih. ---